Jika yang dekat dapat membahagiakan,
mengapa harus berharap pada yang dikejauhan ??
coba lihat anak ayam yang tetap bertahan meski sang induk meninggalkan,
dan tanpa engkau sadari ombakpun tertawa dengan membuktikan sepadat besipun dapat ia rapuhkan bahkan sekeras batupun mampu ia pecahkan .
Jumat, 24 Januari 2014
Jumat, 17 Januari 2014
Seni Bela Diri Kotaku
Padepokan Silat Cikak
Awal mula berdirinya PADEPOKAN SILAT CIKAK.
Adalah
dua orang kakak bebadik pencari kayu bakar. Dang kumbang dan ding
kumbang. Ditengah tengah mencari kayu bakar mereka melihat dua ekor
harimau yang sedang berkelahi. Disela rasa takut mereka, disempatkannya
mengintip perkelahian itu. Ada terkaman, tangkapan, langkah menghindar
dan cakaran. semua diperhatikan dengan seksama. Ketika sampai dirumah
dua kakak beradik itu mempraktekan gerakan gerakan harimau tadi. dan
terciptalah langkah, tangkapan dan kuncian. Kemudian Silat itu dinamakan
silat Cikak. Ciberarti silat dan kak berarti perkelahian.
tanah baru ada setapak miring,
laut ada secangkir kecil,
gunung baru ada sebentang benang,
tali lingkaran belum terhubung masih terputus2 di tengah susah berdiri,
tegak tangan di ayun keseimbangan,
baru dapat sekembang payung ats kehendak jadi berbuat tumpu dalam atas kehendak pendirian mengaku dalam kebenaran pencipta dikerjakan untuk perkembangan penjuru
empat tali dijago gerak diatur menurut waktu untuk menetukan dalam kebenaran
laut ada secangkir kecil,
gunung baru ada sebentang benang,
tali lingkaran belum terhubung masih terputus2 di tengah susah berdiri,
tegak tangan di ayun keseimbangan,
baru dapat sekembang payung ats kehendak jadi berbuat tumpu dalam atas kehendak pendirian mengaku dalam kebenaran pencipta dikerjakan untuk perkembangan penjuru
empat tali dijago gerak diatur menurut waktu untuk menetukan dalam kebenaran
tanah baru ada setapak miring,
laut ada secangkir kecil,
gunung baru ada sebentang benang,
tali lingkaran belum terhubung masih terputus2 di tengah susah berdiri,
tegak tangan di ayun keseimbangan,
baru dapat sekembang payung ats kehendak jadi berbuat tumpu dalam atas kehendak pendirian mengaku dalam kebenaran pencipta dikerjakan untuk perkembangan penjuru
empat tali dijago gerak diatur menurut waktu untuk menetukan dalam kebenaran
laut ada secangkir kecil,
gunung baru ada sebentang benang,
tali lingkaran belum terhubung masih terputus2 di tengah susah berdiri,
tegak tangan di ayun keseimbangan,
baru dapat sekembang payung ats kehendak jadi berbuat tumpu dalam atas kehendak pendirian mengaku dalam kebenaran pencipta dikerjakan untuk perkembangan penjuru
empat tali dijago gerak diatur menurut waktu untuk menetukan dalam kebenaran
Pencak silat merupakan benteng pertahanan terakhir bangsa ini. melupakannya berarti memberi andil dalam menghancurkan bangsa ini
http://pendekarcikak.blogspot.com/Jumat, 10 Januari 2014
Bukti begitu melekatnya MISTIS di negeri ini
Santet dan KPK Sakti
Jakarta - KPK ditaburi bunga. Ada ceceran garam. Juga
tanah (kuburan). Benarkah KPK disantet? Mempankah kalau itu benar-benar
sesaji untuk mencelakai? Selagi niat dan batin anggota KPK baik,
kalaulah itu santet, justru pengirimnya yang akan celaka. Insyaallah KPK
sakti.
Tangkap tangan Akil Mochtar, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), membuat
shock. Garda terakhir pengawasan itu runtuh. Apalagi kasus ini sepaket.
Ada Chairun Nisa, wakil rakyat. Juga Ratu Atut, adiknya, dan pengacara.
Ini bak yudikatif sebelum ketok palu difasilitasi legislatif,
mengakomodasi eksekutif, maka lahirlah uang yang bisa untuk membeli
segala-galanya.
Kasus ini membuat rakyat semakin tidak percaya bahwa di negeri ini masih
ada pejabat yang baik dan amanah. Itu bukan semata karena kasus Akil
saja. Setumpuk penyimpangan datang bergantian. Timbul tenggelam. Dan
kasus Akil seperti vonis akhir, justifikasi, bahwa penegak hukum di
negeri ini memang gampang dibeli.
Perkara yang membuat orang ternganga-nganga saking 'gilanya' kasus ini
sekarang sedang bergulir. Kita ikuti prosesi panjang yang melahirkan
sekuel-sekuel dari 'pengadilan gelap' itu. Bakal banyak hadir fakta
unik, lucu dan menggemaskan. Dan itu akan seperti reality show yang
miris karena terjadi dalam ranah hukum.
Yang menarik, di tengah perkara ini ada penggalan cerita yang tidak
logis tapi diyakini ada. Santet! KPK disantet. Isu itu santer berhembus,
ketika institusi ini mencegah Gubernur Banten Ratu Atut dan menetapkan
adiknya sebagai tersangka suap pilkada. Isu itu seperti mendakwa, bahwa
fakta hukum itu akan dilawan melalui mistik. Fakta versus fiksi?
Banten dalam peta mistik tak jauh dengan Banyuwangi di Jawa Timur. Dua
daerah ini dipercaya kaya dengan budaya itu. Sama-sama memiliki 'hutan
larangan', sama-sama punya suku mempertahankan tradisi. Dan sama-sama
punya keyakinan, bahwa metafisis adalah hal lain yang memberi kekuatan
sekaligus kekuasaan bagi pengamalnya.
Yang membedakan mistik ujung timur dan ujung barat Pulau Jawa itu hanya
pada dasar keyakinan pengamalnya. Jika di ujung timur lebih bernuansa
Jawa dengan Kejawen (sinkretis), maka di ujung barat mengental dengan
Islamnya. Itu pula yang membedakan dalam aplikasi mistik pun doa serta
sarana (uborampe) yang digunakan.
Santet memang ada bagi yang percaya. Bagi pemeluk agama samawi (Islam,
Kristen, Yahudi), itu masuk dalam kegaiban yang wajib diyakini.
Dikategorikan sebagai perbuatan syirik dan musyrik karena menyekutukan
Tuhan dan berkolaborasi dengan setan. Dan dalam agama ini perbuatan itu
dianggap dosa besar karena dilakukan untuk mencelakai.
Di beberapa daerah, santet banyak dipraktikkan. Media yang dipakai
macam-macam. Dan sarana untuk menunjuk korban memakai berbagai cara.
Memang ada yang menggunakan bunga sebagai media 'menumbalkan' korban.
Tanah dari kuburan untuk 'membunuh' sasaran. Juga garam yang dipercaya
berkhasiat membuat korban sakit.
Namun sebagai 'ilmu hitam', santet masuk kategori sebagai ilmu
kanoragan. Fisik. Bersifat wadak. Ilmu ini dalam peta mistik merupakan
ilmu 'paling rendah', tetapi amat manjur jika sasarannya adalah manusia
yang mempunyai kerendahan budi dan pekerti. Jika calon korban tidak
bersih hati dan bersih pikiran, percaya dengan kekuatan mistik-mistik,
maka dia akan jadi sasaran empuk.
Sebaliknya, orang yang baik budi pekertinya, selalu berprasangka baik
dengan orang lain, rendah hati, penolong dan pemaaf, akan sangat sulit
untuk terkena santet. Dia adalah orang yang dilindungi. Orang yang
terselamatkan, yang dalam idiom Jawa, orang sakti yang sebenar-benar
sakti.
Dalam agama Islam pun, orang teraniaya yang doanya makbul itu bukanlah
koruptor, bajingan, atau rampok yang meratap pilu ketika tertangkap.
Orang teraniaya itu adalah orang yang melakukan taubatan nasuha. Tobat
sebenar-benar tobat karena menyadari dosa-dosanya besar. Mereka inilah
yang segala permintaannya dikabulkan Allah.
Jika sekarang banyak guru dan ustad, kiai dan santri korupsi yang
menjijikkan, itu bukanlah jenis manusia teraniaya yang doa dan jerit
tangisnya terkabulkan. Itu adalah azab. Laknat Allah. Syukur setelah ini
sadar dan memanfaatkan kesempatan yang diberi Tuhan untuk kembali ke
jalan benar.
Terus bagaimana dengan isu santet yang ditujukan ke KPK? Benarkah itu
akan membuat celaka orang-orang yang mengabdi di institusi ini? Memang
ilmu hitam itu aplikatif. Tapi itu tidak akan mengalahkan 'ilmu putih'.
Ilmu yang tidak perlu dipelajari tapi dijalani. Berbuat baiklah.
Berpikir baiklah. Berprasangka baiklah di mana saja, insyaallah akan
menjadi orang sakti mandraguna.
Yang memprihatinkan, kasus-kasus korupsi itu seperti menunjukkan, bahwa
negeri ini sedang menuju zaman jahiliyah, zaman kalabendu, zaman
kegelapan. Negeri ini masih jauh untuk menapaki zaman kecerahan, zaman
kalasuba. Sebab tanda-tanda menuju zaman keemasan itu belum tampak, yang
salah satunya ditandai dengan tampilnya pendeta bersabuk tanah. Kiai
atau tokoh agama yang berani mati demi kebenaran. Semua sekarang sedang
terkena euforia, ramai-ramai mengumpulkan harta. Tak perduli harta itu
hasil merampok atau maling.
Sorry terpaksa banyak omong mistik, dunia antah-berantah, karena contoh kebaikan nyata ternyata semakin sulit didapat.
http://news.detik.com/read/2013/10/08/122019/2381182/103/santet-dan-kpk-sakti
5 fakta tentang mereka yang KORUP

lustrasi: enigmaterial.com
Corruption is an extraordinary crime. Kenapa luar biasa? Karena kejahatan ini sangat berakibat fatal buat banyak orang. Ketika uang negara dirampok, maka akan terjadi bencana semacam kelaparan, kemiskinan, keterpurukan rakyat. Kejahatan yang menimbulkan dampak yang begitu luar biasa. Itulah korupsi. Tapi, bukan hanya yang negatif saja. Ternyata koruptor, alias orang yang korupsi, itu kreatif lho. Mari lihat buktinya.
Kenapa saya bilang kalau koruptor itu kreatif? Sebelum berbicara kenapa saya akan coba mengurai apa itu kreatif. Kreatif adalah hasil olah ide manusia yang lain dari kebanyakan manusia lain (Kamus Otak Saya Sendiri). Atau bisa dikatakan bahwa seorang yang kreatif adalah orang yang memiliki kebiasaan berbeda dari orang kebanyakan. Jika kebanyakan orang lain memakai jam tangan di lengan kiri, maka orang kreatif akan memakainya di lengan kanan. Inilah contoh kecilnya.
Lalu soal koruptor yang kreatif? Begini saudara-saudara. Tadi sudah saya sebutkan di atas apa itu kreatif dan korupsi versi Kamus Otak Saya Sendiri. Intinya adalah orang kreatif selalu berpikir out of the box. Dan, inilah fakta-fakta yang mendukung kreativitas para koruptor :
1. Suka Sakit

Masih ingat kasus Nazarudin khan? Tersangka korupsi wisma atlet. Atau yang paling hangat alias fresh from the oven adalah kasus Nunun soal cek pelawat Gubernur BI. Mereka adalah orang yang lebih memilih sakit dikala kebanyakan orang lebih suka sehat. Sehat itu mahal, dan sehat itu nikmat yang luar biasa dan paling utama—bagi kebanyakan orang. Tapi tidak buat koruptor. Orang-orang yang tersangkut kasus hukum, terutama korupsi pasti lebih suka sakit daripada sehat. Artinya mereka itu kreatif. Wong kebanyakan orang ingin sehat kok mereka pilih sakit? Kreatif bukan.
2. Banyak Akal

Kreativitas selalu identik dengan akal atau ide. Satu cara gagal dicoba cara baru. Hal ini juga yang dimiliki oleh seorang koruptor. Di Indonesia diuber-uber akhirnya lari ke luar negeri. Pake segala metode gimana caranya biar gak ketangkep. Biasanya mereka pilih-pilih negara mana yang mau dijadikan tempat singgahnya. Mereka pasti memilih negara yang tidak punya perjanjian ekstradisi, kalau bisa. Jadi biar gak bisa dilacak and ditarik balik ke Indonesia. Ini juga berlaku untuk tabungannya. Biasanya juga mereka punya tabungan di bank luar negeri. Alasannya sama, biar gak kelacak.
3. Nyeleneh

Selanjutnya adalah soal nyeleneh. Orang kreatif itu pasti nyeleneh. Demikian juga orang yang korupsi. Mereka itu hobi traveling alias bepergian ke luar negeri. Pastinya mereka harus buat paspor atau visa kan jika ingin jalan-jalan ke luar negeri. Nah, disinilah letak kreativitas mereka. Jika yang lain buat paspor atau visanya pake foto dan nama asli, mereka yang korup itu pasti nyeleneh. Bikin paspor atau visanya pake nama and foto palsu. Gayus dulu pernah pake nama Sony Laksono dan foto mirip Harry Potter (mirip gak ya?) pake wig and kacamata. Satu lagi, mereka juga humble or low profile. Jika yang lain ingin diketahui identitasnya, mereka memilih merahasiakan. Merendah untuk meroket bukan?
4. Berani

Apa artinya kreativitas tanpa keberanian? Orang kreatif juga harus berani, terutama mencoba hal-hal baru. Inilah juga yang dimiliki oleh koruptor. Mereka berani, terutama dalam soal duit. Koruptor siap berani membayar mahal asal bisa lolos dari tuduhan. Bayar jaksa penuntut lah, bayar pengacara handal lah, bayar petugas Imigrasi lah, sampai bayar petugas rutan. Mereka berani merogoh kocek dalam-dalam asalkan aman dan nyaman. Berani mencoba hal-hal baru dan trik-trik yang dapat memuluskan akal busuknya sendiri. Inilah keberanian yang ditunjukkan oleh seorang koruptor.
5. Solidaritas Tinggi
Barangkali inilah yang sering luput dari pandangan orang-orang tentang
kreativitas. Orang kreatif tentu juga punya solidaritas tinggi. Orang
kreatif sadar jika hasil kreativitasnya juga atas dasar kontribusi orang
lain. Soal ini koruptor juga punya. Pernah dengar korupsi itu sendiri? Korupsi pasti berjamaah. Kalau sendiri dan uangnya dimakan sendiri nanti yang lain pasti ribut gak kebagian.
Si koruptor pasti akan mengajak teman-temannya untuk merasakan hasil
jerih payah korupsinya. Tapi, ini tergantung dari jenjang hierarki. Kalo bos ya dapatnya gede, kalo staf ya cuma setengah atau seperempat bagian aja. Inilah bukti tingginya solidaritas koruptor. Sampai pas ketangkep juga ia gak mau sendiri dipenjara sendiri. Mereka pasti berkoar biar Jumat, 03 Januari 2014
KULINER KOTAKU
Inilah negeriku yang kaya akan keragaman dari segala segi .
Pada kesempatan ini saya selaku warga yang berasal dari kota kecil nan indah yang tak lain adalah BENGKULU .
Berikut kuliner yang akan kuperkenalkan yang mencirikan kota kecil yang dipandang sebelah mata ini .
Lempok Durian



Acara tahunan kotaku yang telah menjadi BUDAYA
TABOT
Pada kesempatan ini saya selaku warga yang berasal dari kota kecil nan indah yang tak lain adalah BENGKULU .
Berikut kuliner yang akan kuperkenalkan yang mencirikan kota kecil yang dipandang sebelah mata ini .
Lempok Durian

Acara tahunan kotaku yang telah menjadi BUDAYA
TABOT
Langganan:
Postingan (Atom)